Keliling Kota Bandung Naik Bandros

Halo guys, kali ini gue mau share pengalaman gue naik Bandros, mungkin banyak yang belum tau apaan tuh Bandros ? Bandros sebenernya makanan khas Bandung yang terbuat dari tepung beras, kelapa parut dan santan. Tapi bukan bandros itu yang bakal gue bahas sekarang, yang gue maksud itu Bandung Tour On Bus yang disingkat Bandros! Penasaran dengan rupa nya ? Ini dia Bandros :

Bandros

Keren kan!! Bandung makin juara aja dengan hadir nya Bandros ini, oh iya sedikit sejarah tentang bis ini, Bandros ini diresmikan pada tahun baru 2014, waktu itu Bpk. Ridwan Kamil meresmikan bus ini dihadapan masyarakat Bandung yang sedang pesta Tahun Baru. Menurut gue yang unik dari bis ini yaitu desainnya, yap! Desainnya yang berupa heritage makin cocok aja bis ini berkeliling di Kota Bandung dan menjadikan ciri khas Kota Bandung yang kaya akan bangunan heritagenya.

Kalau naik bis ini kalian bisa duduk dibawah atau di atas, tapi ngomong-ngomong kalian tau sendiri kan di Indonesia atau di Bandung ini banyak pohon dan kabel listrik yang bersliweran, jadi buat yang duduk di atas jaga konsentrasi kalian terhadap ranting dan kabel yang bisa saja tiba tiba menampar kalian lol Gue sendiri sempat menjadi korban, karena gue berdiri paling depan dan sedang menikmati indahnya pemandangan tiba tiba PLAK! sebuah kabel menampar muka gue sad Sakit sih engga, cuma malunya itu loh hahaha.

Untuk menikmati Bandros ini tidak terlalu menguras isi dompet kok, cuma dengan 10 Ribu per orang kalian udah bisa berkeliling Bandung selama kurang lebih satu jam an lah. Kalau rute nya, kalian bakal lewatin Gedung Sate, Dago, ITB dan Kebun Binatang. Selama bulan puasa bis ini sudah jalan dari pagi hari tapi sayangnya dari 30 bis hanya 1 yang beroperasi, jadi kalau ketinggalan harus nunggu 1 jam. Terus dimana haltenya ? Gue sendiri belum tau ini halte resminya atau halte sementara, tapi untuk saat ini kalau mau naik Bandros hanya ada di satu tempat yaitu di depan pintu masuk Taman Pustaka Bunga yang berada dijalan Citarum deket Pasar Cisangkuy.

Sumber : www.erzonia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *